//
you're reading...
Kuliner Nusantara

hidangan yang Lebih Enak dipanggang dengan Arang

Kebanyakan hotel dan restoran di sepanjang Pantai Anyer, Banten, memang telah menyediakan berbagai menu, terutama untuk sarapan pagi dan makan malam. Meski demikian, ada pula hotel dan resor yang membebaskan pengunjung untuk mengolah makanannya sendiri.

Salah satu resor yang menyediakan layanan itu adalah The Banten Resort. Tempat menginap berbentuk vila yang di dalam ruangannya dilengkapi lemari pendingin serta tempat memasak itu memungkinkan tamu yang datang membuat masakan sendiri sesuai dengan selera.

Widiastuti yang datang dengan 10 orang anggota keluarganya itu merupakan salah satu keluarga yang merencanakan memasak sendiri makanan ketika berlibur di Anyer.

Menurut Widiastuti yang akrab dipanggil Widi, untuk mendapatkan sayuran dan bahan ikan laut yang akan diolah bukan perkara sulit. Pasalnya, di dekat resor terdapat lokasi penjualan sayuran dan ikan laut kiloan.

Di tempat itu pengunjung tinggal memilih jenis ikan, mulai dari baronang, layur, kue, hingga kerapu yang akan dimasak. Setelah ditimbang, ikan-ikan itu bisa sekaligus dibersihkan di tempat.

Sayursayuran segar untuk lalapan dan petai juga banyak tersedia di sekitar tempat penjualan ikan tersebut. Sebaiknya, berbelanja ikan dilakukan pada siang hari.

Pasalnya, jika sudah sore atau malam hari, apalagi ketika musim liburan, ikan cepat habis terjual. Di samping kompor untuk memasak, beberapa resor telah menyediakan tempat panggangan ikan.

Pengunjung juga tidak perlu repot-repot membawa arang sebagai bahan bakar dari rumah, sebab di tempat penjualan ikan juga dijual arang bakar. Agar terasa praktis, Widi menyiapkan berbagai bumbu yang sudah jadi, seperti bumbu saus padang, bumbu pepes, bumbu sup ikan, dan bumbu panggangan.

“Semua bumbu jadi itu sekarang banyak dijual di pasar. Jadi, praktis tidak usah membuat lagi. Tinggal mencampurkan atau mengoleskan di ikannya saja,” kata Widi.

Dalam mengolah ikan, menurut ibu dua anak itu, cita rasa makanan akan lebih lezat apabila dipanggang langsung dengan arang. Oleh sebab itu, dia rela bercapek-capek membakar arang dan mengipasi ikan demi mendapatkan cita rasa makanan yang mak nyuss.

“Rasa ikan bakar dengan arang memang berbeda dengan ikan yang dipanggang dengan alat modern,” ujar dia. Apalagi saat membakar atau memanggang dengan arang, ikan yang diolesi bumbu akan mengeluarkan aroma yang harum.

Begitupun halnya ketika membakar pepes ikan yang dibungkus dengan daun pisang yang bagian dalamnya ditambah dengan kecombrang.

Widi menuturkan sejak proses pembakaran saja, aroma ikan sudah merangsang rasa lapar, apalagi ketika hidangan telah tersaji, siap untuk dinikmati. Dijamin, lidah akan bergoyang dan perut pun tidak lagi keroncongan.
( Sadur : koran-jakarta)
nelayan restoran, laguna, sushi tei

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

October 2010
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Twitter Updates

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d bloggers like this: