//
you're reading...
Uncategorized

10 November 2010 – Seminar Bertajuk ‘Bogor Kota Halal,

Bogor – Kemajuan teknologi pengolahan pangan maupun produk non-pangan memang telah memungkinkan adanya produk yang diragukan kehalalannya. Oleh karena itu dalam upaya melindungi konsumen muslim, ICMI pun melakukan sosialisasi berupa seminar halal.
Rabu, 10 November 2010 ICMI Orwil Bogor bekerjasama dengan Pemkot kota Bogor menggelar sebuah seminar bertajuk ‘Bogor Kota Halal, Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen’. Apa yang melatarbelakangi terselenggaranya seminar tersebut?
“Latar belakang diselenggarakan seminar ini karena masih banyak aspek yang harus dikaji dan dibahas dalam upaya melindungi masyarakat selaku konsumen. Terutama dari peredaran produk-produk yang tidak halal atau yang kehalalannya belum jelas,” ungkap Diani Budiarto dalam sambutannya pada pembukaan seminar tersebut.
Mengingat makin majunya teknologi dalam industri pengolahan pangan maupun produk non-pangan, termasuk obat-obatan, kemungkinan adanya produk yang diragukan kehalalannya memang besar. Contoh terakhir yang menghebohkan adalah penggunaan Vaksin Meningitis bagi paracalon jamaah haji Indonesia. Ternyata media pengembangbiakannya memanfaatkan kandungan tertentu, diantaranya adalah enzim dari hewan babi, yang diharamkan bagi umat Islam.
Pada kasus seperti itu, tentu saja masyarakat muslim harus mendapatkan perlindungan dari negara selaku pengelola tatanan kehidupan. Oleh karena itu, adanya peraturan yang dapat menjadi payung hukum atas hak masyarakat untuk mendapatkan perlindungan tersebut tentu sangat dibutuhkan. Hal itulah yang dikemukakan Walikota Bogor dalam seminar yang diselenggarakan tepat pada Hari Pahlawan tersebut.
Sedangkan Prof.Dr.K.H. Didin Hafidhuddin, seorang tokoh ulama nasional juga mengemukakan. Mengkonsumsi produk yang benar terjamin kehalalannya, jelas merupakan hal yang sangat penting bagi umat Islam. Karena menyangkut aspek aqidah dan ibadah yang juga dilindungi oleh konstitusi negara kita. Maka semestinya pemerintah memperhatikan aspirasi umat tentang perlunya jaminan halal bagi konsumen Muslim.
Sedangkan pembicara lain, Prof.Dr.H. Jimly Asshidiqie, SH., MA, mengharapkan kehalalan produk pangan dengan proses sertifikasi halal oleh LPPOM MUI merupakan langkah awal menuju kehidupan halal yang komprehensif. Sehingga Bogor Kota Halal sebagai pilot project percontohan, dapat benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sosial.
*detikfood
Lihat juga : tamani, marzano, pizza hut

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

November 2010
M T W T F S S
« Oct   Dec »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archives

Twitter Updates

%d bloggers like this: